Kamis, 30 Mei 2013



REVISI MAKALAH: KELEMBAGAAN DAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Kebanyakan orang berpendapat bahwa administrasi hanya dianggap sebagai kegiatan tulis-menulis dan pembukuan keuangan. Pandangan tersebut  kadang-kadang ada benarnya juga dan bukan tidak beralasan. Secara fisik dan kenyataannya  kegiatan admninistasi memang dilakukan  dalam praktek  tulis menulis, baik menggunakan tangan, alat  tulis, mesin ketik atau komputer. padahal secara  teoritis kegiatan administrasi lebih luas dari pada itu. Bukan saja  sebagai kegiatan pendukung  dalam melengkapai kegiatan yang ada di lapangan. Pandangan demikian itu tidak sepenuhnya juga  benar.
Pelaksanaan administrasi dalam bentuk tulis-menulis atau lebih dikenal dengan ke-Tata Usahaan di sebuah lembaga pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting, terkait di berbagai bidang, baik pencatatan, maupun surat menyurat bahkan masalah  hukum, sosial maupun ekonomi dan lain-lain, sehingga tidak bisa dipandang kurang penting fungsinya. Lebih-lebih produk administrasi yang berupa dokumen seperti Ijazah, Sertifikat dan surat-surat penting lainnya akan mempunyai nilai tinggi sekali di mata hukum, jika akurasi isinya dijamin benar.
Oleh karena itu kebenaran  data administrasi menuntut kejujuran dan kedisiplinan baik pelaksana maupun pengelolanya, karena produk administrasi yang demikian ini biasanya digunakan untuk memperkuat bukti-bukti fisik ditinjau dari aspek  hukum. Dalam bidang pendidikan, kebutuhan informasi mulai dari data lembaga, sarana kurikulum sampai dengan data asal dan kondisi ekonomi siswa, sangat diperlukan  baik oleh perorangan maupun lembaga-lembaga pemerintah dan swasta, maupun untuk kepentingan penelitian mahasiswa.
Dalam rangka memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat umum, tentu hal ini menjadi tantangan bagi para pemikir administrasi pendidikan untuk menciptakan format data administrasi pendidikan dan sistem pengelolaan data administrasi kependidikan yang mampu mengakomodir berbagai keperluan. Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin cepat ini, sudah barang tentu format administrasi pendidikan harus capable terhadap teknologi informasi saat ini.
Jika sahabat-sahabat sekalian ingin mendownload file makalah tentang Kelembagaan dan Administrasi Pendidikan dapat di unduh disini:

Selasa, 07 Mei 2013

Non-Arabic Speakers Children recite The Holy Qur'an


Non-Arabic Speakers Children recite The Holy Qur'an
Subhanallah......Dapat di download disini

SEBUAH NOVEL TENTANG FILSAFAT "DUNIA SOPHIE"




Novel ini menceritakan bagaimana sejarah perkembangan Filsafat sejak zaman Yunani. Banyak pertanyaan yg sangat menggelitik dan perlu berpikir keras untuk menemukan jawabannya, sampai-sampai selama satu semester perlu kajian mendalam untuk khusus membahas novel tersebut. Oleh karena itu, bagi anda semua para filosof muda jangan sampai melewatkan novel yang satu ini.

Untuk mendownload novel tersebut dapat klik disini

MAKALAH MERUMUSKAN HIPOTESIS Oleh: Zulkarnaen Fadly, S.Pd.I


A.  Pengertian Hipotesis
Margono    (2004:   80)    menyatakan    bahwa    hipotesis    berasal     dari perkataan  hipo  (hypo)  dan  tesis  (thesis) Hipo  berarti  kurang  dari,  sedang tesi berart pendapat.   Jadi   hipotesi adalah   suat pendapat   atau kesimpulan  yang  sifatnya  masih  sementara,  belum  benar-benar  berstatus sebagai suatu tesis. Hipotesis memang baru merupakan suatu kemungkinan jawaban  dari  masalah  yang  diajukan. Ia  mungkin  timbul  sebagai  dugaan yang bijaksana dari si peneliti atau diturunkan (deduced) dari teori yang telah ada.
Pada bagian lain, Margono (2004: 67) pun mengungkapkan pengertian lainnya  tentang  hipotesis.  Ia  menyatakan  bahwa  hipotesis  adalah  jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara teoretis dianggap paling mungkin  atau  paling  tinggi  tingkat  kebenarannya. Untuk lebih lengkapnya, sahabat-sahabat sekalian dapat mendownload disini


MAKALAH KELEMBAGAAN DAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN Oleh: Zulkarnaen Fadly, S.Pd.I


Administrasi  pendidikan  sering  diartikan  sebagai  proses  pengembangan  kegiatan kerjasama  sekelompok  orang  untuk  mencapai  tujuan  yang  telah  ditetapkan,  yaitu  untuk mencapai  tujuan  pendidikan.  Proses  pengendalian  kegiatan  kelompok  berkenaan  dengan kegiatan        perencanaan    (planning);      pengaturan (organizing);menggerakkan (actua- ting);pengawasan (controlling) sebagai suatu proses untuk mencapai tujuan.
Pengertian administrasi pendidikan telah diungkapkan oleh beberapa ahli, dipandang dari fokus yang berbeda sesuai konsep teoretis yang melandasinya. Stephe J.   Knezeic (1984:9)          dalam  buku            Administration of   Public   Education mendefinisikan bahwa : Educational administration is a specialized set of organizational functions whose primary purposes are to insure the efficient and effective delivery of relevant educational service as well as implementation  of legislative  policies through planning,  decision making, and ledership  behavior  that  keeps  the  organizations  focused  on  predetermined  objectives, provides  for  optimum  allocation  and  most  productive  uses,  stimulates  and  coordinated professional  and  other  personnel  to  produce  a  coherent  social  system  and  desirable organizational  climat,  and  facilitates  determination  of  essential  changes  to  satisfy  future and emerging needs of student and sociaty.
Makna dari uraian tersebut, menunjukkan kompleksitas aktivitas yang saling ketergantungan. Administrasi  pendidikan  merupakan  sekumpulan  fungsi-fungsi  organisasi  yang  memiliki tujuan utama  untuk menjamin efisiensi dan efektivitas pelayanan  pendidikan, sebagaimana pelaksanaan          kebijakan            melalui perencanaan, pengambilan      keputusan,       perilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, stimulus dan koordinasi personil, dan iklim organisasi  yang  kondusif,  serta  menentukan  perubahan  esensial  fasilitas  untuk  memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat di masa depan.
Jika ingin mendownload makalah ini, dapat klik disini:

MAKALAH PENGELOLAAN STRATEGI DALAM PENDIDIKAN (Visi dan Misi dalam Pendidikan, Langkah-Langkah Strategi dan Analysis SWOT) Oleh: Zulkarnaen Fadly, S.Pd.I


Pendidikan merupakan pilar tegaknya bangsa; Melalui pendidikanlah bangsa akan tegak mampu menjaga martabat. Dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, disebutkan “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan. Suatu ungkapan yang mulia mengatakan bahwa pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan, merupakan ungkapan yang mendudukkan posisi pemimpin dalam organisasi pada posisi yang terpenting.
Sementara itu digambarkan pula bahwa pemimpin itu adalah pengembala, dan setiap pengembala akan ditanyakan tentang perilaku pengembalaannya. Ungkapan ini membuktikan bahwa seorang pemimpin apa pun wujudnya, dimana pun letaknya akan selalu mempunyai beban untuk mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Pemimpin seperti ini lebih banyak bekerja dibandingkan berbicara, lebih banyak memberikan contoh-contoh baik dalam kehidupannya dibandingkan berbicara besar tanpa bukti dan lebih banyak berorientasi pada bawahan dan kepentingan umum dibandingkan dari orientasi dan kepentingan diri sendiri.

Membicarakan kepemimpinan memang menarik, dan dapat dimulai dari sudut mana saja ia akan diteropong. Dari waktu ke waktu kepemimpinan menjadi perhatian manusia. Ada yang berpendapat masalah kepemimpinan itu sama tuanya dengan sejarah manusia. Kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kelebihan tertentu pada manusia. Di satu pihak manusia terbatas kemampuannya untuk memimpin, di pihak lain ada orang yang mempunyai kelebihan kemampuan untuk memimpin. Di sinilah timbulnya kebutuhan akan pemimpin dan kepemimpinan.
Jika ingin mendownload makalah ini, silahkan ke link ini:

MAKALAH MANAJEMEN STRES Oleh: Zulkarnaen Fadly, S.Pd.I


Puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-bainya. Makalah ini yang berjudul ”Manajemen Stres ” dan merupakan tugas pada mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam di Institut PTIQ Jakarta.
            Dalam makalah ini akan dibahas beberapa hal mengenai motivasi dan kebutuhan. Adapun isi makalah ini akan terbagi menjadi 3 (tiga) bab pokok, yaitu: Bab I, Pendahuluan (1) latar belakang, (2) tujuan, dan (3) rumusan masalah. Bab II, Pembahasan (1) pengertian stres dan stres kerja , (2) jenis-jenis stres, (3) model stres, (4) moderator stres, (5) gejala-gejala dan dampak stres (6) manajemen stres dan teknik pengurangan stres. Bab III, Penutup (1) kesimpulan dan (2) saran.
            Pembuatan makalah ini tidak akan selesai dengan sebagaimana mestinya bila tidak ada bantuan pihak lain. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak tersebut. Ucapan terima kasih kami ucapkan khusunya kepada bapak Prof. Dr. H. Abdul Madjid Latief, M.M, M.Pd. sebagai dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam yang telah memberikan tugas ini pada kami.

            Dalam penulisan makalah ini kami sadari bahwa masihlah tidak sempurna. Jika dalam penulisan dan penggunaan kata-kata sekiranya masih ada kesalahan, kami sebagai penulis mohon dimaafkan. Kritik dan saran saudara yang membangun sangatlah kami harapkan serta semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian saudara kami ucapkan terima kasih.

Oleh sebab itu, jika sahabat dan rekan-rekan sekalian ingin mendownload file makalah ini Silahkan ke Link Ini:

MAKALAH TAFSIR TARBAWI - PEMBINAAN KELUARGA ISLAM (KAJIAN SURAT LUKMAN AYAT 16 DAN 17) Oleh: Zulkarnaen Fadly, S.Pd.I


Islam merupakan agama yang komprehensif dan sempurna. Kesempurnaan itu juga tergambar jelas dari kitab suci yang diturunkan Allah SWT melalui perantara malaikat Jibril kepada manusia terbaik sepanjang masa, ialah Nabi Muhammad Saw yaitu Al Qur’an.
Ke-komprehensif-an Al Qur’an terbukti dari pembahasannya yang tidak hanya menekankan aspek-aspek ibadah semata namun pengamalan-pengamalan muamalah ditambah berbagai pengetahuan seperti, sejarah, sains, politik, sastra dan sebagainya yang terdapat di dalam kitab indah nan menawan bernama Al Qur’an.
Salah satu figur yang namanya diabadikan dalam Al Qur’an adalah Luqman al Hakim. Menurut beberapa Mufassir, Luqman al Hakim adalah orang yang sangat bijaksana. Perbedaan pendapat yang terjadi dikalangan ulama terjadi ketika ada sebagian di antara mereka yang menyatakan bahwa Luqman al Hakim adalah seorang nabi. Namun pendapat lain yang mengatakan bahwa Luqman al Hakim bukanlah seorang nabi, melainkan hanyalah seseorang yang diberikan oleh Allah SWT hikmah. Gambaran lebih detail mengenai sosok Luqman al Hakim lebih lanjut adalah ia berasal dari suatu negeri dari Afrika dan berprofesi sebagai tukang kayu. Dan dinamakannya surat Luqman dalam Al Qur’an, dikarenakan surat itu mengandung berbagai wasiat dan nasehat yang disampaikan Luqman kepada anaknya.
Nasehat-nasehat yang diutarakan Luqman al Hakim kepada anaknya sengaja diabadikan Allah SWT dalam Al Qur’an sebagai pengingat kepada manusia guna menjadi makhluk yang memiliki aqidah kuat, senantiasa bersyukur dan bertakwa dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
Makalah ini membahas tentang ayat ke 16 dan 17 dari surah Luqman. Mulai dari beberapa penafsiran ulama, munasabah dengan ayat sebelumnya, dan pesan dari ayat tersebut yang berkaitan dengan dunia pendidikan.


Dibawah ini saya postingkan makalah Tafsir Tarbawi tentang "Pembinaan Keluarga Islam: Kajian Surat Luqman Ayat 16 dan 17".

Semoga bermanfaat buat semuanya
Jika ingin mendownload file tersebut, Silahkan Klik Ini Silahkan Klik Link Ini atau link ini